Loading...

Minggu, 11 Oktober 2009

HYDE L`Arc~en~ciel


HYDE
Vocal
Full name: Takarai Hideto
Born: Wakayama, Osaka 29 Januari 1969

Kalau melihat penampilannya sekarang, orang mungkin akan terkejut jika melihat dandanan(kayak cewe) Hyde di masa masa awal Laruku, karena dulu hyde benar benar lebih pantas disebut ‘beautiful girl’ daripada ‘handsome boy’. Diluar gayanya diatas panggung dan video klip yang selalu terlihat cool, sedikit arogan dan agak nakal, Hyde sebenarnya adalah orang yang lemah lembut dengan suara yang selalu halus.

Sebelum bergabung dengan Laruku, Hyde adalah gitaris Jersarem’s Rod. Mulanya Hyde tidak mau menjadi vokalis karena dianggapnya kurang kakkoii, tapi lama lama ia betah juga menyanyi. Memang sulit dibayangkan L’Arc~en~Ciel tanpa vokal khas Hyde yang terkenal dengan tarikan falsetto-nya. Harus diakui kalau suara [dan tampang] yang tidak ada duanya itu adalah salah satu faktor daya tarik dan kesuksesan band ini.
Selain sebagai vokalis, Hyde juga menulis lirik untuk hampir seluruh lagu Laruku dan kadang memainkan additional guitar. Lirik yang ditulisnya banyak menggunakan metafora dan hidden meanings. Dalam Niji, Hyde menggunakan kata kata dan susunan kalimat yang tidak lazim, membuat lagu itu susah dimengerti. Sampai Hyde akhirnya harus menjelaskan kalau lagu itu intinya bercerita tentang perasaan pribadinya saat menjalani masa remaja. Hal ini bisa dipahami mengingat Hyde yang hobi menulis puisi dan ia selalu menbawa buku sketsa untuk menuangkan pikirannya ke dalam kata kata dan gambar. Karya karyanya bahkan pernah diterbitkan secara reguler dalam majalah RR Newsmaker dalam bentuk Self Potrait yang berisi artwork dan poetry asli hasil karya Hyde. Lucunya meskipun ia sendiri yang menulis lirik lagu, tapi Hyde terkenal dengan kebiasaan jeleknya melupakan lirik di atas panggung.

Hyde juga menulis lagu untuk Laruku yang biasanya bertempo cepat dengan permainan gitar rock yang menojol. Salah satunya adalah Honey, salah satu single Laruku yang paling beken dan selalu menjadi favorit fans dalam penampilan live mereka.

Selain gitar, Hyde juga memainkan harmonika dalam Flower dan meniup saksofon dalam Loreley. Meskipun sudah terbiasa menulis lagu, lirik dan memainkan alat musik, tetap saja Hyde merasa kerepotan ketika mengerjakan proyek solonya karena saat itu ia harus memikirkan dan memutuskan segala sesuatunya sorang diri. Sama seperti Tetsu, Hyde pun memiliki label rekaman sendiri yang barnama Haunted Record, dimana ia merilis his singles dan kedua albumnya.

1 komentar:

adi vans laruku mengatakan...

oke laruku akan ber jawa terus di dunia hiburan musik
qw mau tanya kapan laruku datang ke indonesia