Minggu, 05 April 2009

Masih Ingatkah Permainan Anak-Anak di Sibolga Tempo Dulu ???



Kawan,

Mari kita buka memori lawas. Ingat kembali jenis permainan khas Sibolga waktu kita belum sekolah hingga mungkin saat SMP masih kita lakoni dengan riang.

Tersebutlah:

Taratintin permainan dengan banyak orang. seorang “terhukum” diposisikan untuk menghitung dari 10-100 dengan kelipatan 10 (sambil tutup mata dan kepala bersandar ke pohon atau kalau tidak ada pake dinding rumah) lalu peserta lain akan bersemburat bersembunyi.



Gala Hambek permainan 3 lawan tiga, dengan membuat semacam garis-garis menyerupai kotak di tanah..(susah menjelaskan detil, jadi bayangkan sajolah…)

Iye-iye permainan khusus para perempuan dalam hal loncat gelang karet, tapi tidak jarang ada para anak laki-laki yang coba menantang kehebatan para perempuan ini dalam hal loncat terutama itu waktu karet direntangkan di atas kepala dan yang paling susah, kombinasi gerakan kaki seperti gerakan dansa.



Palikkis ini sejenis permainan taruhan. Bisa tumpukan gelang karet atau gambar-gambar (istilah dulu untuk sejenis gambar ukuran persegi empat kecil). Benda taruhan ini dimasukkan dalam garis segi empat pada jarak tertentu. Peserta dibatasi oleh garis sebagai tempat melempar “palikkis” (bisa dari batu yang rata, ubin keramik, tapi yang paling favorit ubin marmer tebal). Ukuran palikkis ini dibatasi sebesar genggaman tangan.

Tokkok lele (botul gak namanya ?) permainan perorangan dengan alat bantu berupa 2 buah batangan kayu bulat kecil, yang satu (pemukul) seukuran 30cm dan umpannya (istilahnya apa ya ?) seukuran 15cm. Lalu si umpan (lele) diletakkan di ujung lobang kecil memanjang (posisinya menjungkit). Ujung umpan di “tokkok” pakai pemukul sehingga melenting ke udara setelah terlebih dahulu membentur tanah. Ada beberapa variasi pukulan untuk mendapat nilai lebih…seterusnya, ingat sendirilah. Cara menangkap, cara penangkap berusaha membenturkan umpan ke lubang panjang atau membenturkan ke pemukul.

Kiu-kiu, dobol (dari kata double ya ?) sebenarnya turunan dari permainan orang dewasa, tapi sangat favorit untuk anak-anak karena permainannya sederhana. Umumnya dimainkan di tempat sepi karena takut dibilang main judi. Memang asyik kali bisa lupa waktu makan dan tidur siang. Ttaruhan umumnya gelang karet, gambar-gambar, atau uang nominal kecil

Piccek baju (botul jugakah namanya ??) permainan perorangan. Garis kotak di tanah menyerupai model pakaian. Peserta meloncat-loncat dengan satu kaki. Untuk mengambil piccek pun dilarang pakai anggota tubuh lain selain telapak tangan (tidak boleh bertumpu ke lengan). Umumnya permainan perempuan, tapi banyak juga laki-laki berminat.



Kalereng termasuk umum di seluruh indonesia. Tapi yang unik di Sibolga adalah cara melentingkan kelereng ke sasaran yang hanya pakai satu tangan. sedang di tempat lain (medan misalnya) pakai kedua tangan (gambarannya seperti tembak katapel).

Ala lupo ambo, tapi terbayang di kepala ada beberapa varian permainan unik yang biasanya dimainkan oleh anak-anak yang rumahnya di atas laut (seperti rumahku dulu). Lokasi yang dipakai biasanya jembatan (kayu) utama dan tentu saja laut jernih di dekat jembatan itu. bah..jadi rindu aku mancing dari teras rumah tikki i..

OK.. segitu dulu…silahkan di tambahkan..

Horas

2 komentar:

ikhwan hafiz mengatakan...

mantap gan..
ingat masa kecil dulu.

pertamax..

A. Rahman A. mengatakan...

hahahaha
sama nih
thx ya da like ^_^